Susu Anakku Menghilang dari Pasaran

Nursoy
Betapa terkejutnya saya dan istri ketika memasuki satu persatu
supermarket dan hypermarket di kota Malang untuk mencari susu soya yang
biasa diminum anak kami, dan kami tidak menjumpainya. Nursoy produk
dari Wyeth ini ketika itu sudah tidak ada stok selama 2 minggu. Dan
ketika tulisan ini saya tulis hampir genap 2 bulan produk susu itu
"menghilang". Tidak hanya di kota Malang tetapi juga di Surabaya.
Istrikupun tidak kekurangan akal, mertua di depok dan saudara yang di
Cibubur-pun dikerahkan untuk mencari susu formula tersebut di
Hypermarket ibukota Jakarta. Kemana larinya susu formula ini?
Tidak
seperti susu sapi lain, susu soya tidaklah banyak macam merk-nya. Susu
soya ini terpaksa kami gunakan karena anak kami ternyata alergi
terhadap lemak dari susu sapi yang mengakibatkan anak kami susah
bernafas dan mencret ketika mengkonsumsi susu sapi. Awalnya kami tidak
mengetahuinya jika anak kami alergi susu sapi, hingga kami berobat ke
dokter anak, tetap belum diketahui penyebab pilek, bunyi "grog", dan
susah bernafas anak saya. Tapi ketika kami ganti dokter anak, barulah
kami ketahui bahwa anak kami alergi susu sapi dan disarankan untuk
mengganti susu formula dari sapi dengan susu soya.
Dan ketika stok
Norsoy dirumah kami akhirnya habis, terpaksa kami memberikan susu soya
dari merk lain. Memang anak kami tidak menolak susu tersebut, tapi
setelah hampir 2 minggu berjalan, kami perhatikan pilek dan suara
"grog" ketika mengkonsumsi susu tersebut keluar kembali. Persis ketika
ia mengkonsumsi susu sapi dulu, hanya saja nafasnya tidak
kesulitan/berat. Istri dan saya sangat khawatir, apakah ia tidak cocok
dengan jenis susu soya yang lain? Akhirnya tadi sore saya sambangi
kembali beberapa hypermarket ternama di Surabaya. Hasilnya yang saya
temukan hanya rak Nursoy yang kosong dengan bertuliskan "Stok Kosong".
Dan saya tanyakan ke SPG penjaganya, sudah 2 bulan tidak ada stok susu
tersebut. Sedih rasanya saya tidak berhasil menemukan susu soya
tersebut walau hanya 1 kaleng saja.

4 Responses to “Susu Anakku Menghilang dari Pasaran”

  1. Hendro S Says:

    dear mas agus,

    saya mengalami hal yg sama utk sus nursoy ini…. terakhir kali istri saya coba menghubungi customer care nursoy…. katanya baru akhir october baru mulai ada lagi krn keterlambatan impor..

    Saya juga bingung.. krn kemarin saya coba campur sisa susu nursoy.. yg ada dengan promil.. anakku malah mrintis2 kulitnya…

    Anak panjenengan sekarang bagaimana susunya…

  2. agusirwanto Says:

    Kami pernah juga memberikan isomil, tapai ternyata tdk cocok, walaupun sama2 berbahan soya. akhirnya kami coba Nutrilon soya. skrg anak saya berumur 11 bulan, rencana kami setelah setahun akan kami coba dialihkan ke Procal yg berprotein nabati. caranya dg 1 : 4, procal : soya. jika tidak ada pengaruh apa-apa, akan kami tingkatkan 2:4 hingga 100% procal. tapi jika ada pengaruh, pilek dan suara grogh, maka akan kami terus terloebih dahulu dg soya hingga maksimal 3 tahun saat daya tahan tubuhnya sdh jauh lebih baik.

  3. Allison Sellers Says:

    Great website, very readable clean content. You may want to try adding more pictures, but either way nice site.

  4. Tim Says:

    Good information on your site. I am trying to build a good blog and would love any ideas you have to improve my site.

Leave a Reply